Assalamualaikum warohmatullahi wabarohatuh...
Halooo gimana kabarnya temans?? Semoga sehat terus ya. Tetap jaga kesehatan dan selalu terapkan protokol kesehatan, biar kita semua terhidar dari virus covid-19. Inget terus 3M!! (Menggunakan masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak).
Okeee langsung aja yuk kita ke pembahasan. Kali ini temanya lebih seru lagi nih, yaitu menulis berita. Lah kok bukan publisitas lagi si?? Kan postingan-postingan yang kemaren udah komplit banget tuh ngebahas publisitas, mulai dari penjelasan sampe ke contoh-contohnya udah komplit banget, baca lagi dah dari awal, semuanya ada. Udah kayak di Indomaret. Makanya sekarang kita geser lagi nih pembahasannya tentang penulisan berita. Masih inget kaaaan informasi apa yang harus ada dalam materi penulisan? Yappp betulll 5W+1H.
Jadi, menurut W.J.S. Purwadarminta berita adalah laporan tentang satu kejadian yang terbaru. Berita juga dapat didefinisikan sebagai informasi baru, penting, dan bermakna, yang berpengaruh pada para pendengarnya serta relevan dan layak dinikmati oleh mereka. Udah kebayang belum?? Gini aja simpelnya, misalnya dijalan kita lihat kecelakaan, terus ambil foto dan upload ke Instagram. Disitu captionnya ditulis, "Ya Allah serem ih abis ada tabrakan". Itu termasuk berita bukan?? Beluuum!! karena samasekali gak informatif. Akan jadi berita kalo caption difotonya ditulisnya gini: "Telah terjadi kecelakaan tunggal, sebuah sepeda motor N-Min B 12345 XXX menabrak separator busway di depan halte Cempaka putih 2 tadi siang jam 12.00 wib. Korbannya dua orang laki-laki. Saat ini sudah dalam penanganan petugas kepolisian dan korban sudah dibawa petugas menggunakan ambulance". Biasanya dari berita sederhana ini, wartawan akan langsung ke TKP untuk menggali informasi yang lebih detail. Bisa juga ngehubungin lu sebagai sumber berita. Eh tar dulu, sumber berita itu apa tor?? Sumber berita adalah tempat atau dari mana asalanya berita itu diperoleh. Dalam dunia jurnalistik, sumber berita itu sangat penting, karena bisa memberi semua informasi yang jurnalis butuhin. Terus siapa aja nih yang bisa jadi sumber berita?? 1). Yang terlibat langsung pada peristiwa tersebut. 2). Tidak terlibat langsung, tetapi mempunyai hubungan erat, misal keluarga, pacar, teman dll, 3). Menyaksikan jalannya suatu peristiwa, 4). Memiliki wewenang dan menangani langsung masalah/ peristiwa yang dijadiin berita, 5). Ahli dibidangnya.
Okeee udah kebayang kan? Sementara sampe disini dulu pembahasannya, minggu depan kita lanjut lagi selepas UTS (ting toooong tiba-tiba jadi inget uang SKS belom dibayar hahahha) . Pesen gua ajanih, kalo mau nulis intinya tuh harus menarik, jelas, dan berkarakter.See yaaaa....
Terimakasih
BalasHapus